“The best motivation is self-motivation, So You have got to a better plane for your life”

Jika banyak orang mengatakan, ”Tenang saja! pasti ada seseorang yang akan datang dan menolong” Bagaimana jika orang itu tidak akan pernah datang dam menolong? Mulai saat ini mulailah mengandalkan diri Anda sendiri, dengan begitu hidup Anda akan di penuhi dengan langkah-langkah awal sebuah kesuksesan.
Dalam hidup ini, Anda adalah apa yang Anda tolak. Jika saja anda berkata, “Saya tidak mau bertambah miskin!”, maka cepat ataukah lambat pasti Anda akan bertambah miskin dan semua orang akan menyadari itu mungkin kecuali diri Anda sendiri. Dan semua hal yang berkaitan dengan kehidupan Anda sekarang adalah timbul dari hal yang ditanamkan pada diri kita sejak dulu bahkan itu mulai di tanam sejak kecil di pikiran Anda, saat lingkungan kita secara tak langsung memberikan sugesti-sugesti negatif yang sangat mudah masuk dan ditanam dialam pikiran yang mudah dipengaruhi. Sejak lahir hinga berumur tujuh tahun, otak sama seperti sebuah spons yang menyerap segalanya tanpa ragu, sadar namun tidak di perhatikan, dan tidak mempunyai kemampuan kognitif (rasional). Jika saat masa-masa itu Anda di ajarkan bahwa Gelap itu menakutkan atau rajin pangkal pandai, maka sugesti ini akan masuk ke alam bawah sadar Anda. Hasilnya ketika Anda beranjak dewasa kemungkinan besar Anda akan menjadi takut dalam suasana yang gelap dan menurut pengalaman saya anda akan susah mencari tahu alasanya (kenapa anda bisa takut dengan gelap?).
Kejadian ini sangat berkaitan erat dengan teori labeling, dimana seorang akan berusaha meminkan peran sosial sesuai dengan apa penilainan orang lain terhadap dirinya. Misalnya, seorang anak di cap ”anak nakal”, maka ada kemungkinan besar ia akan memainkan peranya sebagai “anak nakal” sesuai dengan pilhan orang terhadapnya, walaupun penilaian itu belum tentu kebenaranya.
Ketika anak-anak, kebanyakan dari kita pasti lebih sering mendapat teguran dari pada mendapat pujian dari lingkungan, Tak heran jika kita semasa kanak-kanak di pengaruhi dengan sugesti-sugesti negatif tersebut, dari situlah mulai timbul mental block (hambatan mental). Hal ini spertinya tak berbeda jauh ketika seorang pawang gajah menjinakan seekor gajah kecil. Tahukah anda cara menjinakan seekor gajah? Sang Pawang mengikat kaki-kaki gajah dengan rantai, hingga beberapa lama setelah gajah kecil itu merasa sudah tidak bisa melepaskan ikatan di kakinya. Dan hasilnya gajah itu tidak akan pernah merasa bisa melepaskan rantai itu. Sampai dengan batasan diri tercapai , lepaskan rantai itu maka gajah tidak akan pernah mencoba melepaskan rantai imajinasi itu. Pikiranya telah mengondisikan usaha melepaskan rantai itu hingga batas “langit” atau kedalaman “laut”. Dan akhirnya tak akan pernah memeriksa kembali apakah rantai itu masih tetap ada atau sudah hilang.
Manusia sama seperti itu. Pengaruh sugesti awal yang di sampaikan oleh lingkungan merupakan ”rantai” yang membatasi pemikiran dan biasanya ini tidak di sadari.
Saat dewasa kita pelahan-lahan mulai membuang beberapa “rantai” tersebut. Tetapi berapa banyak sisanya yang masih belum anda sadari? Berapa banyak larangan dari masa kecil yang terus merugikan kita hingga hai ini? Berapa banyak larangan yang masih ada dan tidak menghargai anda sepenuhnya sebagai pribadi-pribadi istimewa?
Kita bisa mengubah cara pandang diri yang merugikan ini( reframing), asalkan menyadari bahwa kita bisa belajar dan mendapat lebih banyak keberhasilan dari yang di ketahui saat ini. Mulailah saat ini, Tak ada seorang pun yang bisa menjadikan anda gagal, kecuali kita membiarkan mereka melakukan itu. This is your choice!!! Tidak ada yang bertanggung jawab atas kesuksesan kita & Kitalah yang menentukan nasib dan keberhasilan Kita sendiri.
Agar memahami lebih baik tentang alasan sulitnya mengubah belive yang telah tertanam begitu dalam dan lama di pikiran, maka kita bisa menganalogikan dalam sebuah perahu kayu yang akan menabrak sebuah batu di sungai yang sebagian besar gumpalan batunya tepat di bawah permukaan air sungai. Bagian yang tersembunyi batu itulah yang akan menjadi berbahaya bagi perahu kayu. Jika saja perahu kayu hanya menabrak gumpalan batu yang muncul di permukaan air sungai saja maka perahu kayu itu masih mempunyai kesempatan yang lebih baik untuk menghindar dan selamat.
Anggap pikiran anda seperti batu di sungai tadi, sebagian besar diantaranya berada “di bawah permukaan”, tak terlihat dan tak dapat di hindari. Misal Anda punya maslah takut dengan kegelapan dan Anda inign menyembuhkanya, Hal ini tidak akan bisa di lakukan secara rasional hanya dengan mengatakan anda tidak akan takut dengan gelap itu tidaklah benar.
Dalam diri Anda terdapat sebuah kekuatan luar biasa yang menunggu untuk di maksimalkan potensinya. Ada banyak report yang di bisa di jelaska secara ilmiah mengenai kekuatan orang-orang yang mempunai kekuatan di bawah tekanan dahsyat. Salah satu contoh yang paling dekat di sekitar kita adalah ketika sesorang sedang di kejar seekor anjing yang membuatnya takut, malah orang tersebut bisa lari lebih kencang dan melompat lebih tinggi dari pada biasanya.
Tapi jangan khawatir! Masalah ini bisa diatasi dengan beberapa pendekatan baru yang terbukti mempunyai hasil bagus dan telah di gunakan di berbagai negara. Oke, Sekarang bayangkanlah sebuah tabungan yang berbentuk guci kecil yang di penuhi dengan uang koin. Dan sekarang bayangkan juga uang coin itu adalah pengaruh-pengaruh negatif yang di “tabung” semasa kecil, seperti “aku miskin”, “aku malas”, “semakin lama akan semakin jelek” semua kata yang bisa merugikan dan masuk di pikiran anda tanpa di sadari.
Sudah jelas Anda ingin mengeluarkan semua uang koin yang ada di dalam guci tabungan itu, tapi cara seperti ini akan memerlukan waktu yang lama karena sebagian besar pengaruh itu berada di alam bawah sadar (Unconscious) dan sering kita bahkan tidak tahu apakah sebenarnya perasaan itu ada atau tidak.
“Ketika Anda merasa diri Anda bisa menjadi lebih baik, maka dunia di sekitar Anda pun akan ikut menjadi lebih baik”


