Huuuff...

Sebagai seorang profesional, terkadang kita mengalami bad mood di tempat kerja. Bayangkan apabila serangan bad mood menyerang saat Anda sedang diburu deadline, bisa dipastikan hal ini bisa sangat merugikan performa Anda.

Kondisi fisik dan mental yang negatif bisa disebabkan oleh beberapa hal. Antara lain karena fisiologi, masalah di luar tempat kerja yang terbawa di kantor, komunikasi yang buruk denga rekan kerja sampai fasilitas yang kurang mendukung.

Sebagai seorang profesional, sangat disarankan untuk mengambil tanggung jawab pribadi dalam setiap aspek pekerjaan. Melalui keyakinan pribadi bahwa performa kerja ditentukan oleh diri sendiri, maka seorang profesional mampu merubah setia tantangan menjadi sumber kekuatan untuk mencapai sukses yang lebih besar

By the way….pernahkan Anda melakukan introspeksi, sebenarnya apa tujuan utama Anda  bekerja di tempat kerja saat ini. Apakah hanya sekedar bekerja karena tidak ada pekerjaaan lain ataukah Anda benar-benar mempunyai visi yang jelas untuk mencapai karir yang lebih tinggi ? Ingatlah bahwa paradigma kerja sangat menentukan karir dan prestasi Anda.

Kembali pada topik utama kita, lalu bagaimana cara menghilangkan bad mood dan mendapatkan good mood ? Ok…sebelum kita membahasnya, saya minta Anda membayangkan hal-hal positif yang bisa Anda dapatkan bila Anda melakukan pekerjaan dengan diliputi perasaan yang fun dan optimis. Kira-kira bagaimana dampaknya terhadap pekerjaan Anda ? Terhadap karir Anda ? Terhadap take home pay Anda ?

Bukankah menyenangkan bila Anda dapat mengontrol mood sekaligus mendapatkan prestasi dalam bekerja ?

Berikut ada beberapa tips yang efektif dan sederhana untuk mendapatkan emosi positif dalam bekerja :

  1. Biasakanlah duduk dalam posisi tegak dan santai. Dengan demikian peredaran darah menjadi lebih lancar dan oksigen lebih optimal mengalir ke otak Anda. Hasilnya Anda mendapatkan stamina yang prima dalam bekerja
  2. Bayangkan hasil akhir dari pekerjaan Anda hari ini. Pastikan Anda mendapatkan perasaan nyaman saat membayangkannya.  Dengan demikian proses kerja Anda menjadi lebih konsisten karena ”dibimbing”oleh harapan yang positif.
  3. Saat mengalami kesulitan, alih-alih mengeluh, biasakan mengatakan sesuatu yang memberdayakan. Contohnya Anda bisa mengucapkan kata-kata :”Meskipun saya  belum mengetahui solusi dari masalah ini, tapi saya sangat yakin bisa menyelesaikannya.”
  4. Sering-seringlah bersikap ramah, berempati dan membantu rekan kerja Anda. Dengan demikian memiliki atmosfir kerja yang baik sekaligus bisa mendapatkan bantuan bila Anda menghadapi kendala.

Demikian beberapa tips aplikatif menigkatkan performa kerja. Karena Anda menyadari bahwa semua yang Anda lakukan maka hasilnya kembali pada Anda, bagaimana bila Anda membiasakan diri untuk melakukan yag terbaik terhadap pekerjaan Anda ?

Salam Excellent !

Original Article by Bobby Febryanto (Trainer – Coach – Mind Therapist)